Khoiriah Apriza Pengarang Perempuan dari Negeri Junjung Behaoh

Oleh : Rusmin Sopian

MUDAPEDIA.COM – “Pakbos. Ada penulis pelajar. Khoi namanya. Pelajar SMAN 1 Airgegas. Cerpennya keren,” cerita Dedy Irawan, Ketua PWI Bangka Selatan pada suatu waktu kepada penulis.

Penulis terus menghisap rokok. Sembari memadukannya dengan kopi yang masih meninggi.

Pimpinan Redaksi Media Timelines itu lalu mengirimkan tulisan cerita pendek karya Khoi panggilan akrab Khoiriah Apriza yang dimuat di media.

Penulis kaget. Anak pelajar ini ternyata mutiara. Bukan kaleng-kaleng. Gaya menulisnya bagus.

Sebelum Khoiriah Apriza hadir dalam blantika dunia fiksi negeri Junjung Behaoh, daerah ini sudah melahirkan Musda yang melahirkan kumpulan cerpen Disleksia. Saat itu Musda masih berstatus sebagai pelajar SMPN 2 Tukak Sadai Bangka Selatan.

Bersama Dedy Irawan, sang penemu mutiara Sastra itu, disusun sebuah rencana untuk menerbitkan kumpulan cerpen Khoiriah Apriza dalam sebuah buku.

Dan Alhamdulillah, tahun 2023, bersamaan dengan Hari Jadi Kabupaten Bangka Selatan yang ke 20, buku kumpulan cerpen Khoiriah Apriza yang berjudul Ayah, Aku Rindu diluncurkan oleh Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid. Saat itu Khoiriah masih duduk di keblas 2 SMAN 1 Airgegas.

Tahun 2024, Khoiriah Apriza yang kini telah menjadi mahasiswi STAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung Fakultas Tarbiyah jurusan Bimbingan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) meluncurkan buku keduanya yang bertitel Catatan Rumah.

Khoiriah mengaku saat ini sudah jarang menulis mengingat kesibukannya sebagai mahasiswi.
“Malu nih, Khoi sekarang udah jarang nulis,” ungkapnya.

Mahasiswi STAIN Fakultas Tarbiyah ini memohon doa untuk kembali menulis disela kesibukannya sebagai mahasiswi.
“Mohon doanya Pak, ada rencananya mau mulai nulis lagi. Ya, sekalian challenge diri sendiri buat giat lagi, di sela kesibukan kuliah dan berorganisasi,” ujarnya yang dihubungi melalui percakapan WhatsApp minggu malam (27/4)

Ternyata hari ini minggu (27/4) cerpenis muda ini berulang tahun.

Selamat tambah usia Khoi. Cerpenis dari Bangka Selatan. Teruslah berkarya untuk mengangkat nama daerah ke panggung terhormat literasi. Teruslah Mencintai Bangka Selatan.

Ngomong-ngomong, adakah pembaca yang tahu berapa usia penulis sastra muda dari Negeri Junjung Behaoh itu? (*)

Related posts
Tutup
Tutup