[Interview] Mulanya dari Hobi, Sekarang Jadi Jobbi

0
85
Hobi Jadi Jobbi

Siapa bilang hobi makeup bikin kantong kering? Jangan salah Sob! Justru hobi makeupmu ternyata bisa menghasilkan uang loh! Cukup ubah hobimu itu menjadi jobby (job-hobi).

Pasti kalian penasaran kan gimana caranya? kali ini Mimin Muda menghadirkan dua mahasiswi cantik yang sudah bisa menghasilkan uang sendiri berkat hobi makeupnya. Mereka bakal berbagi tips sukses lewat jobby yang dikenal dengan sebutan Makeup Artist (MUA).

Penasaran? Yuk kenalan sama mereka!

Pertama, Jeihan Shavira

Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro yang akrab disapa Jeje ini, memiliki bisnis MUA yang dinamakan @jeismakeup. Bisnisnya mulai dirintis sejak tahun 2014 saat ia masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas. Jeje mengaku, awalnya makeup hanyalah hobi semata, namun lama-kelamaan ia tertarik mencoba peruntungan dengan membuka jasa makeup.

Langsung saja yuk kita tanya Jeje, gimana sih ceritanya bisa berhasil menjadi seorang professional makeup artist!

Q: Halo Jeje! Bisa diceritakan sedikit tentang perjalanan kamu dalam merintis bisnis MUA ini?

A: Awalnya aku suka make up, apalagi dulu kan ikut ekstrakulikuler modern dance, jadi sering banget makeup sendiri kalau mau tampil. Terus aku mulai menekuni belajar makeup sampai akhirnya, di bulan Desember 2015 aku memutuskan untuk ikut les make up. Setelah itu aku mendapatkan customer pertamaku. Karena masih pemula, saat itu aku dibayar 75.000 ribu rupiah untuk makeup full face.



Q: Wah, terus waktu itu Jeje les makeup dimana?

A: Aku les di Mbak Ulfi Sinta. Dia kan MUA yang udah terkenal banget di Semarang, jadi aku belajarnya dari dia. Tapi sebelum les sih aku belajar secara otodidak karena terbiasa makeup sendiri.

Q: Kira-kira modal yang kamu keluarkan untuk membangun @jeismakeup ini berapa?

A: Aku sih nggak pernah menghitung berapa modal pastinya. Soalnya waktu awal-awal aku pakai alat makeup yang biasa aku pake sehari-hari, terus aku kembangin sendiri. Paling ya biaya untuk les itu sekitar 2,5 juta untuk 3 kali pertemuan.

Q: Kalau boleh tahu, berapa sih omset yang bisa Jeje dapetin dalam sebulan?

A: Wah kalau ngomongin omset sih nggak tentu ya, tergantung musim. Kalau lagi musim wisuda atau prom gitu biasanya aku bisa dapet minimal 5 customer sehari. Ya rata-rata sih pendapatanku bisa sampai 10 juta per bulan.

Q: Wah banyak juga ya omsetnya! Dengan omset sebanyak itu biasanya berapa tarif yang Jeje tawarkan ke customer?

A: Tarifnya beda-beda sih tergantung jenis makeupnya. Kalau makeup fullface biasanya sekitar 200-300ribu. Tapi kalau mau les makeup, biayanya 2 juta rupiah per 3 kali pertemuan.

Q: Selain omset, keuntungan apa yang Jeje dapatkan lewat bisnis MUA ini?

A: Keuntungannya ya aku dapet banyak banget kenalan dan koneksi. Terus aku juga bisa berprestasi, contohnya waktu itu aku dinobatkan sebagai Miss Inspiring Wardah.

Q: Ada nggak sih tips dari Jeje supaya Sob yang mau terjun ke dunia MUA ini bisa sukses seperti @jeismakeup?

A: Gampang sih, intinya sering-sering aja latihan makeup. ningkatin customer biasanya aku perbanyak portofolio di instagram. Jadi sering upload foto before-after makeup gitu supaya orang-orang bisa lihat hasil makeup kita. Soalnya makin aktif upload di instagram biasanya makin banyak juga customer yang datang.

Jadi sering upload foto before-after makeup gitu supaya orang-orang bisa lihat hasil makeup kita. Soalnya makin aktif upload di instagram biasanya makin banyak juga customer yang datang.

Baca Juga: Miliki Kepribadian ini, Agar Jadi Pengusaha Muda Sukses



Kedua, Ane Yoshinta

Mahasiswi Arsitektur Universitas Katolik Soegijapranata Semarang ini, mulai merintis karirnya sebagai professional makeup artist sejak tahun 2015.

Kuy kita simak QnA dengannya berikut ini,

Q: Ane, gimana sih ceritanya bisa tertarik menggeluti bisnis MUA ini?

A: Ya karena passionku di bidang makeup. Jadi aku memutuskan untuk berbisnis sesuai dengan passionku karena aku yakin dengan begitu pasti akan semangat terus meskipun kerjaannya sebanyak apapun.

Q: Terus langkah apa saja yang Ane lakukan untuk memulai bisnis ini?

A: Awalnya sih aku belajar secara otodidak karena dulu waktu di SMA aku ikut cheerleader dan tiap ada event selalu makeup sendiri. Aku banyakin belajar dengan melihat video makeup tutorial di youtube. Terus setelah lulus SMA, aku coba ikut les di sanggar rias Jawa. Cuma 3 hari, sisanya aku kembangin sendiri dengan banyak latihan dan ikut workshop.

Q: Modal awal yang Ane keluarkan berapa?

A: Nggak ada modal sama sekali sih waktu awal memulai soalnya aku pakai alat makeup seadanya punya Ibu waktu itu. Jadi untuk contour pipi dan contour hidung aku akalin pakai eyeshadow. Tapi lama kelamaan udah bisa menghasilkan uang sendiri, jadi bisa beli alat makeup sendiri juga.

Q: Berapa sih tarif yang ditawarkan Ane kepada client dan pendapatan Ane per bulannya?

A: Untuk paket makeup fullface plus hairdo acara prom, wisuda, dsb aku pasang tarif 350 ribu. Untuk engagement atau pra wedding 500 ribu sedangkan paket wedding 1 juta. Kalau ada yang mau les biayanya 1,5 juta untuk makeup-in orang lain dan 600 ribu kalau makeupin diri sendiri. Kalau untuk pendapatan sih tidak tentu ya, bisa 3 sampai 5 juta dalam sebulan.



Q: Selain omset, hal berharga apa yang Ane dapatkan setelah menggeluti bisnis MUA?

A: Tahun 2017 aku bisa menjadi finalis Student of The Year di kampus karena bisnis MUA ini aku jadiin karya tulis. Isinya tentang bagaimana menggunakan sosial media untuk menghasilkan profit. Selain itu aku juga sering dipanggil jadi pembicara di acara-acara beauty class di Semarang.

Q: Ada nggak tips sukses berbisnis MUA dari Ane buat para pemula?

A: Tipsnya adalah jangan pernah berhenti belajar! Sebenernya buat memulai sih nggak perlu les dan mengeluarkan banyak biaya, cukup dengan lihat video tutorial makeup di Youtube dan sering praktek. Terus selalu update pengetahuan tentang makeup yang bisa dilihat di internet juga. Makeup kan trennya berubah-ubah terus, jadi harus selalu menyesuaikan.

Nah, itu dia Sob cerita sukses dari dua mahasiswi yang menjadikan hobinya sebagai pekerjaan. Ternyata jika ditekuni, hobi tidak hanya menghasilkan uang tapi juga bisa membuat kita berprestasi ya. Kuncinya adalah terus belajar dan jangan patah semangat. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi bagi kalian yang ingin menggeluti bisnis MUA maupun jobby lainnya ya.

Reporter: Shendy Amalia, Alifa Ardini

Editor: Osadhani Rahma



Leave a Reply