Panduan Jitu dan Praktis Mengelola Keuangan bagi Milenial

0
40
Mengelola Keuangan

Mengelola keuangan secara tepat menjadi hal vital bagi milenial. Pasalnya dengan manajemen finansial yang baik, akan dapat menentukan kesuksesan ke depan. Jika keuangan tidak diatur secara efisien, kamu akan menggunakan uang tidak secara fungsional. Dampaknya, bukan hanya sekedar pemborosan. Namun, lama-lama dapat mengganggu kestabilan finansial bukan?

Memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan menjadi kebutuhan WAJIB, mengingat kian hari kebutuhan dan harga barang ataupun jasa meningkat secara kontinu. Inilah yang perlu diwaspadai oleh generasi milenial. Kamipun paham bahwasanya kamu memiliki beberapa masalah serupa, maka adanya artikel tentang cermat mengelola keuangan ini hadir bagi kamu yang serius dalam merencanakan kesuksesan di masa depan.

Cara Cermat Dalam Mengelola Keuangan bagi Generasi Milenial

1. Tetapkan Tujuan, Pahami antara Kebutuhan dan Keinginan

Generasi milenial masih berada pada fase konsumtif. Terlebih saat ini makin marak promo dari online shop dan e-commerce yang kian jor-joran. Ini yang perlu di garis bawahi bahwa penghasilan kita saat ini untuk menunjang kehidupan selama sebulan kedepan dan masa depan. Kita perlu menentukan tujuan awal dalam mengelola keuangan tersebut sebagaimana dijelaskan dalam artikel ini.

Alakosikan dana secara fungsional yaitu utamakan kebutuhan pokok dulu. Semua berdasarkan manfaat, keuntungan, dan keunggulan bila membeli hal tersebut. Jangan melakukan pengeluaran hanya berdasarkan keinginan semata.



2. Hindari Memakai Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit sebenarnya sah saja bagimu. Namun kami lebih merekomendasikan tidak menggunakannya karena penghasilanmu saat ini lebih baik untuk berinvestasi. Tau gak kalo menggunakan kartu kredit dapat menambah beban bulananmu loh. Dimana yang seharusnya penghasilan bulanan dapat digunakan untuk kepentingan pokok justru harus menambal utang yang seharusnya tidak masuk agenda. Terlebih, secara tidak sadar kamu akan tergiring dalam budaya dan kecenderungan konsumeris. Sungguh itu bukan kebiasaan yang baik untuk menjaga stabilitas keuanganmu.

3. Sisihkan dan simpan secara khusus untuk dana usaha

Mengapa harus memiliki dana bisnis? Karena, dengan berbisnis uang tidak akan stagnan begitu saja. Namun, akan terus diputar. Sehingga, keuangan pun akan menghasilkan perkembangan. Bisnis juga sangat berguna bagi kesuksesan keuanganmu di masa mendatang agar dapat mencapai kebebasan finansial.

Bukan hanya keuntungan berlipat yang didapatkan. Namun, juga sebuah sikap terbaik dalam membangun karir dan finansial yang menjanjikan untuk jangka panjang. Berkaitan dengan bisnis, kami merekomendasikan untuk membuat bisnis sendiri agar menjadi pengusaha sukses menginspirasi di usia muda.

4. Alokasikan Dana Khusus Investasi dan Asuransi

Sisihkan dana investasi, itu menjadi langkah mengelola keuangan yang sangat direkomendasikan hingga saat ini. Demi menekan pengeluaran yang membengkak dan mengembangkan nominal pendapatan menjadi bertambah. Anda bisa berinvestasi di perusahaan yang menjanjikan ataupun investasi pribadi.

Jika investasi pada parusahaan, pastikan memilih bisnis yang sudah terpercaya dan analisa pasarnya dapat menjanjikan hingga masa mendatang. Bila investasi sendiri, belilah barang-barang yang mengandung nilai jual tinggi di masa mendatang.

Sedangkan, fungsi dari mengalokasikan dana asuransi adalah demi mengantisipasi pengeluaran yang tidak diharapkan. Misalnya, mengalami sakit, kecelakaan ataupun lainnya. Dengan asuransi, dana pengobatan dan pemulihan sudah tercover karena ditanggung pihak asuransi.



5. Catat Pendapatan dan Pengeluaran Secara Jelas

Penting ga sih nyatet pendapatan dan pengeluaran?

Idealnya PENTING. tapi mayoritas mager kalo disuruh nyatetin hal sepele gitu. Mengelola keuangan pada dasarnya ada pada membuat pencatatan pendapatan dan pengeluaran. Maka, keuanganmu akan lebih terkontrol. Kamu akan mengetahui perputaran finansial secara jelas. Sehingga, dapat melakukan penggunaan keuangan secara bijak.

6. Sisihkan dana untuk amal dan sosial

Menyisihkan dana amal sangatlah penting. Bukan hanya sekedar dapat pahala. Namun, terpenting kamu dapat menolong banyak orang yang membutuhkan. Dengan menjadi dermawan, tidak akan menjadikan dirimu rugi. Justru, akan semakin untung. Karena, Tuhan akan melipat gandakan rezeki kita.

Selain itu, jika kita suka menolong orang lain dan menanam kebajikan. Maka, kebaikan dan keindahan pun juga akan selalu menghampiri . Karena seperti pepatah, apa yang kita tanam akan dapat dipetik pula hasilnya.

7. Batasi Pengeluaran dan Buat Perencanaan

Buatlah pembatasan pengeluaranmu, agar finansial tidak mengalami krisis. Pasalnya, jika tidak dilakukan pembatasan. Konsenkuensinya, Anda akan mengeluarkan uang secara sembarangan. Bahkan, Anda tidak mengetahui secara pasti kemampuan Anda antara pengeluaran dan pendapatan.

Hal itu akan dapat mengganggu keamanan pada finansial Anda. Agar tidak terjadi, membuat pembatasan pengeluaran sangatlah direkomendasikan. Kemudian, kamu juga harus membuat perencanaan keuangan. Apa saja yang perlu Anda alokasikan dan dibeli. Tulis secara jelas, dan patuhi prosedur yang telah ditetapkan & perlu konsisten dalam mengikuti segala perencanaan keuangan yang telah dibuat.



8. Buat Prioritas terhadap Pengeluaran

Buatlah prioritas pengeluaran yang benar-benar berfungsi jika kamu keluarkan. Membuat daftar barang maupun aktifitas sesuai dengan kebutuhan primer, sekunder hingga tersier. Hal ini akan membantu kamu berfikir lebih sistematis dalam mengeluarkan uang. Sehingga, kamu dapat membeli sesuatu ataupun mengeluarkan dana sesuai dengan tingkat manfaatnya yang jelas.

9. Evaluasi Caramu Mengelola Keuangan Bulananmu

Banyak yang sengaja mengabaikan hal ini di akhir bulan, H-1 nerima gaji bulan berikutnya untuk dapat meluangkan waktunya mengevaluasi keuangannya. Ada yang bener-bener acuh, ga paham cara evaluasi keuangan itu gimana (makanya baca ini deh), hingga alasan yaudahlah ya, besokkan gajian.

Padahal kita jadi lebih tahu apa yang selama ini di dapat dari hasil pembelian barang tersebutkan?

Kesimpulan

Demikianlah artikel kita tentang tips mengelola Keuangan bagi generasi Milenial. Semoga bermanfaat untuk membangun kesuksesan di masa mendatang. Melalui manageman finansial dengan sebaik mungkin. Mengalokasikan dana dengan pencatatan secara jelas. Mengetahui pengeluaran dan penghasilan. Menggunakan uang secara bijaksana, sesuai dengan fungsionalisme. Tidak sekedar untuk berfoya-foya semata.

Pada tahap ini kamu sudah dapat menerapkan tips di atas. Maka, kesukesan finansial berharap segera diwujudkan. Namun, perlu diimbangi dengan pola kerja yang mendukung untuk sukses. Bekerja secara cerdas, independen, kreatif, dan keras.

Jika kamu memiliki masukan dan pertanyaan terkait topik ini dapat bertanya di kolom bawah ini ya. Semoga bermanfaat ~



Leave a Reply